Saturday, 24 September 2011

Application Performance Management

performance monitorPertumbuhan bisnis its-berry.inc akan berkembang dengan sangat pesat sejalan dengan visi untuk menjadi The Most Admired and Progressive Financial Institution in Indonesia pada tahun 2014.

Untuk mendukung pencapaian visi tersebut dan mengantisipasi perkembangan bisnis ke depan maka layanan bisnis yang diberikan kepada pembaca harus didukung oleh infrastruktur IT yang handal sehingga dapat memenuhi kebutuhan bisnis maupun pembaca. Salah satu solusi agar infrastruktur IT handal dalam memenuhi layanan kepada pembaca yaitu melalui solusi Application Performance Management (APM) yang dapat memonitor dan menjaga performance dan system availabilitiy secara end-to-end.

Tipe Blackberry.

Menjaga Performa dan Availibilias Sistem dengan APM.

 

Pertumbuhan blog its-berry.com akan berkembang dengan sangat pesat sejalan dengan visi untuk menjadi The Most Admired and progressive Blog in Indonesia pada tahun 2014. Pertumbuhan bisnis telah terlihat dari peningkatan volume visitor pembaca bertambah secara signifikan. Salah satu solusi agar infrastruktur IT handal dalam memenuhi layanan kepada pembaca yaitu melalui solusi Application Performance Management (APM) yang dapat memonitor dan menjaga performance dan system availabilitiy secara end-to-end.


Dengan menggunakan APM, setiap komponen infrastruktur IT dalam sebuah business service based on system applications dapat dimonitor kinerja dan availabilitasnya sehingga setiap potensi gangguan sistem yang terjadi pada elemen perangkat yang menunjang kinerja aplikasi, yaitu; network, server, link komunikasi atau aplikasi dapat terdeteksi lebih cepat.

Beberapa komponen sistem monitoring telah dimanfaatkan untuk memantau infrastruktur jaringan (network) dan perangkat server, namun saat ini masih bersifat terpisah dan belum terintegrasi (siloes). Sedangkan availabilitas aplikasi dipantau secara manual dengan cara melakukan transaksi inquiry aplikasi secara periodik.  Infrastruktur IT dapat dibagi menjadi network, server, database dan aplikasi. Komponen infrastruktur ini dimonitor   oleh masing-masing PIC dengan target SLA yang telah ditetapkan. Jika masing-masing komponen Infrastruktur IT ini dapat mencapai target SLA, tidak menjamin user akan mendapatkan layanan yang baik.

Walaupun setiap komponen dapat mencapai SLA lebih dari 99% tetapi use  hanya mendapatkan SLA sebesar 78%. Untuk memperbaiki hal tersebut perlu dilakukan monitoring yang terintegrasi yang lebih mengutamakan “user experince” sehingga layanan yang diberikan menjadi lebih baik. Kondisi tersebut menyebabkan belum optimalnya layanan its-berry.com kepada pembaca . Hal ini berpotensi terjadi peningkatan keluhan pembaca karena tidak ada early warning system yang memadai. Penyelesaian gangguan sistem bersifat korektif daripada preventif serta Troubleshooting terhadap gangguan akan membutuhkan waktu yang lebih lama karena tidak ada tools root cause analysis untuk melakukan diagnosis.

Komponen sistem monitoring yang ada perlu dikembangkan agar menjadi suatu sistem monitoring yang terintegrasi dan mengacu kepada perspektif kebutuhan pembaca pemantauan dapat dilakukan secara end to end. Dengan begitu segala permasalahan aplikasi dapat diketahui lebih dini.

No comments:

Post a comment

Popular Posts