Monday, 23 May 2011

Situational Leadership

Untuk bisa memimpin dengan efektif, yang di dalamnya termasuk memotivasi, kita memang harus menyesuaikan pendekatan kita dengan kondisi masing-masing tim kita. Pada workshop QB Leadership yang lalu, hal ini disebut  "Situational Leadership".

  • Pemula yang skill nya masih rendah tetapi motivasi nya tinggi, cukup di arahkan dari segi pekerjaannya saja
  • Pegawai yang skill nya sedang-sedang tetapi motivasi nya rendah, perlu di coach. Artinya di dengarkan dan dimengerti masalah yang di hadapi yang menyebabkan motivasinya rendah, lalu dicarikan jalan keluarnya. Sambil di arahkan pekerjaannya.
  • Pegawai yang skill nya tinggi tetapi motivasi nya rendah perlu di tingkatkan motivasinya, dengan cara di dengarkan dan di cari penyebab turunnya motivasi, lalu bersama-sama di cari jalan keluarnya.
  • egawai yang skill nya tinggi dan motivasinya tinggi adalah pegawai ideal. Beri mereka kepercayaan dan delegasi yang tinggi.

Cara umum, sikap yang otoriter akan mematikan motivasi. Jadi jangan menjadi pemimpin yang otoriter.

No comments:

Post a comment

Popular Posts