Monday, 9 May 2011

Tahapan Proses Money Laundering

money laundryTindak pidana yang dapat menimbulkan terjadinya money laundering meliputi antara lain korupsi, penyuapan, penyeludupan, pencurian, penggelapan dan penipuan. Tindak pidana pencucian uang (money laundering ) ini merupakan tindak pidana multi-dimensi dan bersifat transnasional yang sering kali melibatkan jumlah uang yang cukup besar

Terdapat berbagai macam modus operandi money laundering, namun pada dasarnya secara proses dapat dikelompokkan menjadi tiga tahap kegiatan :


Placement

Adalah upaya menempatkan dana  yang dihasilkan dari suatu tempat kegiatan tindak pidana ke dalam sistem keuangan, biasanya jumlah uang yang besar dibagi menjadi jumlah yang lebih kecil dan ditempatkan ke beberapa rekening di beberapa tempat

Layering

Adalah memisahkan hasil tindak pidana dari sumbernya, untuk mengurangi jejak asal muasal uang. Banyak
cara yang dapat dilakukan antara lain pembelian properties atau mentransfer ke negara lain dengan mata uang asing.

Integration

Adalah upaya untuk meyatukan dan mengumpulkan kembali uang hasil tindak pidana tersebut sehingga tampak sah, baik untuk dinikmati langsung atau untuk diinvestasikan kembali.

 

Dilihat dari ketiga tahapan proses di atas sangat sulit untuk dapat mencegah dan membersihkan praktek money laundering. Apalagi modus yang dilakukan semakin kompleks dengan memanfaatkan teknologi dan rekayasa keuangan yang rumit. Untuk itu dibutuhkan dukungan sistem Teknologi Informasi (TI) yang memadai.
Dan yang tak kalah pentingnya untuk memerangi praktek money laundering ini juga dibutuhkan dukungan dari lembaga keuangan dalam hal ini adalah Bank, bahkan seharusnya Bank ada pada garis terdepan. Bank di Indonesia telah menerapkan sistem Anti Money Laundering yang telah live sejak lama. Sayangnya walaupun aksi ini dapat diketahui, pelaku sulit untuk dijerat dan dibuktikan.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat ada banyak kasus sampai ribuan kasus laporan transaksi keuangan mencurigakan terjadi di Bank yang dicurigai sebagai money laundering dan jarang sekali dapat dibuktikan di pengadilan.

No comments:

Post a comment

Popular Posts